Langsung ke konten utama

Solusi hidup Lansia sendirian

*HIDUP SENDIRI DI USIA  TUA.*

Sa'at aku mengantar koran, ada salah satu rumah yang lubang kotak suratnya ditutup. Jadi setiap kali saya harus mengetuk pintunya.  

Penghuni rumah itu seorang lelaki tua dengan langkah goyah, perlahan membuka pintu.

Saya bertanya:
_'Pak, kenapa lubang kotak suratnya ditutup?'_

Dia menjawab :
_'Saya sengaja menutupnya.'_

Dia tersenyum canggung dan melanjutkan:
_'Saya ingin membicarakan sesuatu dengan anda.'_
_'Sa'at kamu mengantarkan koran kepada saya, tolong ketuk pintunya atau bunyikan bel serta serahkan langsung korannya kepadaku.'_

Saya menjawab :
_'Tentu saja, tapi hal itu menyita waktuku untuk pergi mengantar koran ke pelanggan lainnya.'_ 
Saya merasa bingung dengan permintaan itu.

Dia berkata:
_'Tidak apa², saya di rumah setiap hari.'_

_'Bagaimana jika saya memberi kamu tambahan 500 ribu setiap bulannya sebagai biaya tambahan untuk hal itu.'_

Dengan ekspresi memohon, dia menambahkan:
_'Jika suatu hari nanti tidak mendapat jawaban, sa'at kamu mengetuk pintu, tolong hubungi tetangga!'_

Saya terkejut dan bertanya :
_'Mengapa?'_

Dia menjawab :
_'Istri saya sudah meninggal, anak saya berada di kota lain, dan saya tinggal di sini sendirian, siapa tahu waktu saya akan tiba?'_

Pada saat itu, saya melihat mata lelaki tua itu keluar air matanya dan mukanya sembab.

Saya bertanya:
_'Apakah bapak berlangganan koran untuk dibaca setiap hari?'_

Dia menjawab pelan:
_'Saya tidak pernah membaca koran.'_

_*"Saya berlangganan suara ketukan!"*_

Dia mengatupkan tangannya dan berkata:
_'Anak muda, tolong bantu saya, ini nomor telepon anak saya.'_
_"Jika suatu hari kamu mengetuk pintu tidak ada jawaban, tolong hubungi tetangga,  juga hubungi anak saya untuk memberi tahu dia."_

'Setelah membaca ini, saya yakin pasti ada juga orang² yang menyendiri dan kesepian di antara teman² kita.'

*'Terkadang kita mungkin ber tanya² mengapa mereka, masih mengirimkan ucapan atau pesan pagi dan sore di WhatsApp?'*

'Sebenarnya makna ucapan pagi dan sore ini mirip dengan makna mengetuk atau  membunyikan bel pintu, ini adalah cara untuk saling mendo'akan keselamatan'

_"Suatu hari, jika kita tidak menerima ucapan selamat pagi atau artikel yang dibagikan, maka mereka mungkin sakit atau sesuatu terjadi pada mereka , mengingat kita sdh senior .'_

*Mari kita jaga sesama teman dan keluarga kita.* 

_"Setelah membaca ini, Saya sangat memahami pentingnya 'Salam dan do'a bagi' kita satu sama lain."_

*Anggaplah pesan² WA ini sebagai ketukan pintu di antara sahabat² kita..*
- *Masih adakah...?*
- *Masih sehatkah...?*
- *Masih hidupkah...?*


Copas dari group WA Pulo Laut. 

PAULusSANtoso.com 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selamat hari LanSia

*Selamat Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN)*  *Umur*  *50 - 59 Pra Lansia* *60 - 69 Lansia Muda,* *70 - 79 Lansia Madya,*  *80 - 89 Lansia Paripurna,* *>90 th Paripurna Kencana.* *Masing² dari kita tau berada di Kelompok Mana ...* *30 Resep Sehat di Waktu Tidak Muda lagi.* *1~ Tidurlah yang nyenyak.* *2~ Gerakan pelan, tak usah tergesa².* *3~ Porsi makan di kurangi.* *4~ Makananlah bervariasi.* *5~ Makanan yang hangat. ^Stop ES^.* *6~ Minum Air putih yg banyak.* *7~ Garam / Asin di kurangi.* *8~ Makan malam lebih awal.* *9~ Rajin Olah Raga ( yang ringan² saja ).* *1O~ Lapangkan Hati dan tidak mudah tersinggung apalagi mudah Marah / Dendam.* *11~  Merawat diri boleh bersolek.* *12~ Banyak senyum.* *13~ Lebih tau diri.* *14~ Melupakan usia sebenarnya.* *15~ Banyak bergaul / Silaturrahim.* *16~ Lebih Romantis jangan Egois.* *17~ Banyak hobi yang Positif saja.* *18~ Jangan terlalu banyak mengejar nama dan keuntungan (bukan waktunya lagi)* *19~ Sering Wisata / Wisata hat...

Catatan LanSia

*SURAT DARI DOKTER ORTOPEDI.* *Dr. Shrujal Shah.* Ahli bedah ortopedi dan penggantian sendi. *UNTUK SELURUH LANSIA* (60-100 tahun ke atas). Saya tidak lagi menganjurkan penentuan kepadatan tulang, karena orang lanjut usia pasti akan terkena osteoporosis, dan seiring bertambahnya usia, derajat osteoporosis pasti akan semakin parah, dan risiko patah tulang pasti akan semakin besar !! Ada rumusnya : Risiko patah tulang = kekuatan kerusakan eksternal/kepadatan tulang. Orang lanjut usia rentan mengalami patah tulang karena nilai penyebutnya (kepadatan tulang) semakin kecil, sehingga risiko patah tulang pasti akan semakin meningkat. Oleh karena itu, tindakan terpenting bagi lansia untuk mencegah patah tulang adalah melakukan segala kemungkinan untuk mencegah cedera yang tidak disengaja. Bagaimana cara mengurangi cedera yang tidak disengaja ? Ada tujuh karakter yang disebut rahasia yang saya simpulkan, yaitu : *'Hati-hati, hati-hati, hati-hati lagi !'* Langkah-langkah khusus meliputi ...